Home|Hubungi|Lokasi
Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI New Delhi, India, dan Lembaga Studi Realino bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Sanata Dharma (LPPM-USD) menga
Profil Kegiatan Beasiswa Publikasi Fasilitas Galeri Berita
Search
MENJADI GURU NASIONALIS

 
 
PPG SM-3T adalah program dari Kemristek Dikti yg bertujuan meningkatkan profesionalitas para guru di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal. Program ini berlangsung selama 1 tahun dan sudah berjalan memasuki angkatan ke-5. Dengan program ini, diharapkan terbentuk semangat "swaajar" sebagaimana diutarakan oleh Iwan Pranoto dalam harian Kompas, 29/3/2017.

Sanata Dharma sebagai salah satu kampus yang ditunjuk untuk mengelola program itu, menerima 74 guru muda, terdiri dari 34 perempuan tinggal di penginapan Lembaga Studi Realino, Mrican, Gejayan,dan 14 perempuan dan 26 laki-laki di Student Residence, Paingan, Maguwo.


 
Di kedua tempat itulah, mereka menjalani hidup berasrama seperti dilaporkan Kompas Kampus pada 17/3/2017. Dengan pola hidup yg teratur dan terencana di sana, harapannya mereka mampu menjadi manusia yg semakin cerdas dan manusiawi. Dengan kata lain, sebagaimana dipaparkan Ben Anderson (1988), mereka menjadi tertempa oleh 4 nilai utama, yaitu: kesederhanaan, semangat kerjasama, solidaritas, dan keikhlasan (pengabdian tanpa menghitung untung-rugi).                       
 
Link Berita:




Menjadi Guru Nasionalis
(IN) TOLERANSI WAYANG UNTUK KUASA HASRAT RAKYAT INDONESIA
Y. APRIASTUTI RAHAYU (editor)
28 Juni 2017 | 21:47 WIB
SRIWIJAYA DAN MASYARAKAT BHINEKA
Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI New
4 April 2017 | 13:30 WIB
Menjadi Guru Nasionalis
PPG SM-3T adalah program dari Kemristek Dikti yg bertujuan
10 Maret 2017 | 09:00 WIB
Keberatan Harus Ada Bukti Kuat
Harianjogja.com, JOGJA-Ketua Komisi Pemilihan Umum
10 Maret 2017 | 08:52 WIB
Penetapan Walikota Terpilih Tertunda
Harianjogja.com, JOGJA — Penetapan wali kota Jogja
20 Januari 2017 | 11:12 WIB
LPPM USD dan LSR Gelar Konferensi Internasional “Reviving Ben Anderson”
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
4 November 2016 | 09:28 WIB
Converence On Reviving BENEDICT ANDERSON Imagined (Cosmopolitan) Communities
In his necrology (The Jakarta Post & The New York Times),
Home | Profile | Aktifitas Realino | Beasiswa | Lokasi | Hubungi Kami | Publikasi | Fasilitas | Berita
Copyright © 2008 Lembaga Study Realino, All Right Reserved.